Mengeja Indonesia adalah sebuah gerakan yang otonom dan nirlaba, mengangkat isu-isu fundamental bangsa.

Kritik Marx Terhadap Kritik Agama Feuerbach

Bagi Marx, kritik Feuerbach terhadap Hegel memecahkan sebuah teka-teki: bagaimana Hegel dapat menghayati rasionalitas menyeluruh dalam pengetahuan absolut, padahal yang rasional hanya pikirannya, sedangkan dunia nyata tidak sesuai sama sekali dengan pikirannya itu. Begitu pula filsafat negara Hegel mendua: di satu pihak Hegel menjunjung tinggi cita-cita Revolusi Prancis, di lain pihak ia mengonsepsikan sebuah negara […]

Ludwig Feuerbach: Kritik Terhadap Agama

Ludwig Feuerbach (1804–1872) semula ingin menjadi pendeta Protestan. Di Berlin ia mengikuti kuliah-kuliah Hegel. Namun, makin lama ia makin tidak dapat menerima pemikiran Hegel. Pada tahun 1841, terbit sebuah karya utama Ludwig Feuerbach Das Wesen des Christentums (Hakikat Agama Kristiani). Marx amat terkesan oleh buku itu. Melihat kembali ke waktu itu, Engels pada masa tuanya […]

Kematian Sebuah Ideologi Politik

Pada akhir abad ke-20, pemikiran komunisme tampak kehilangan wahyunya. Kiranya pukulan pertama yang diderita oleh komunisme internasional, pada masa kejayaannya, adalah kehancuran Partai Komunis Indonesia sebagai buntut kudeta Gerakan 30 September. Sepuluh tahun kemudian, 1975, komunisme mencapai kemenangannya yang terakhir di Vietnam. Namun, itu juga merupakan saat kemunduran kekuatan komunisme tidak dapat disembunyikan lagi. Di […]

Elektabilitas Palsu akibat Sesat Pikir Metodologis

Elekbilitas ibarat hantu, ia ada (bahkan ada yang memuja, atau menjauhinya) namun sulit dilukiskan rupa, bentuk, dan ukurannya. Ia akan dipuja bila memberi janji atau berwujud rupa yang menyenangkan, namun akan ditakuti bila tampil dalam wajah yang buruk lagi mengerikan.  Elektabilitas menjadi jualan utama para pollster (pelaku polling, jajak pendapat) dan konsultan politik, sehingga dianggap […]

Mengeja Pemikiran Antonio Gramsci

Membahas pemikiran Antonio Gramsci orang harus berhati-hati. Waktu ia membuat catatan-catatan dalam penjara, ia tidak mempunyai perangkat yang memadai. Karena itu, gagasan-gagasannya tidak ditulis secara teratur dalam urutan logis. Kadang-kadang Gramsci kelihatan bertentangan dengan dirinya sendiri. Baru penerbit-yang hanya menyeleksi sekitar seperlima dari semua catatan itu mengatur teks-teks itu menurut tema-tema pokok. Namun, tetap masih […]

Policy Paper: RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) Dalam Prespektif Kebijakan Publik

Sebagai sebuah kebijakan, tentunya RUU HIP tersebut mempunyai permasalahan-permasalahan yang harus ditampung atas berbagai kritik maupun tanggapan dari banyak pihak. Hal tersebut dikarenakan sebuah kebijakan publik akan dianggap berhasil dilaksanakan maupun dibatalkan, jika terdapat berbagai elemen yang memberikan argumentasinya untuk mempertanyakan maupun menguraikan sebuah kebijakan tersebut layak dipertahankan ataupun tidak. Persoalan konsepsi kebijakan publik sebelumnya […]

Noam Chomsky: Fundamentalisme Religius

Dalam bukunya, When Time Shall Be No More, sejarawan Paul Boyer menuliskan, “survei menunjukkan bahwa sepertiga sampai separuh [penduduk Amerika] percaya bahwa masa depan bisa diinterpretasikan dari ramalan- ramalan “Injil”. Bagi saya, ini pandangan yang sangat mengagumkan. Saya tidak menemukan fakta itu, tetapi saya melihat banyak pandangan sejenis. Saya membaca sebuah studi lintas budaya beberapa […]

Noam Chomsky: Sosialisme, Asli dan Palsu

Orang bisa berdebat mengenai makna sosialisme, tetapi jika istilah tersebut memiliki arti, ia merujuk pada kontrol produksi oleh pekerja, bukan oleh pemilik dan manajer yang menguasai mereka dan mengendalikan semua keputusan, baik dalam perusahaan kapitalis maupun di negara absolut. Menyebut Uni Soviet sebagai “sosialis” adalah contoh kasus yang menarik dari pembicaraan doktrinal yang ambigu. Kudeta […]

Melacak Jati Diri Bangsa dalam Persfektif Mitologi Tradisional

Edisi khusus buku elektronik Mengeja Indonesia 1 Juni 2020 kado spesial bagi para pembaca setia mengeja.id. Sebuah refleksi momentum Hari Lahir Pancasila. Buku berjudul Melacak Jati Diri Bangsa dalam Perspektif Mitologi Tradisional, ditulis untuk lebih memahamkan kita mengenai jati diri bangsa melalui budaya yang telah lama ada namun terkadang luput dari perenungan dalam berbangsa. Saktikan […]

More posts